Home » » Alun-alun Kota Batu, Bersantai Bersama Keluarga

Semenjak direnovasi dan dibuka kembali pada bulan Mei 2011, Alun-alun Kota Batu menjadi ikon baru pariwisata kota Batu. Alun alun ini men...

Alun-alun Kota Batu, Bersantai Bersama Keluarga

on Thursday, November 10, 2016 1:44 PM

Alun-alun Kota Batu
Semenjak direnovasi dan dibuka kembali pada bulan Mei 2011, Alun-alun Kota Batu menjadi ikon baru pariwisata kota Batu. Alun alun ini menjadi satu-satunya alun-alun di Indonesia yang memiliki berbagai fasilitas tempat duduk eksklusif stanlish beratap glosy transparan yang berfungsi sebagai smoking area yang berada di beberapa sudut. Di tempat duduk yang telah disediakan siapapun bisa memandang keindahan Alun-alun maupun panorama pegunungan yang mengililingi kota sejuk di Jawa Timur ini. Bahkan tiap sore hingga malam hari, tak jauh dari lokasi duduk sebelah utara, tampak beberapa personel grup musik mengiringi ayunan langkah demi langkah para pengunjung Alun  Alun Kota Batu dalam memaknai artistiknya Alun-alun Batu. Mereka begitu santun secara berkelompok dan berdiam sembari memainkan musik-musik tradisional dan musik trendi, meski harus sabar menerima uluran tangan pengunjung yang melintas dan menikmati sajian musiknya. Tak ketinggalan, bagi yang ingin menikmati panorama Alun alun Kota Batu dan sekitarnya dari ketinggian, para pengunjung dapat menaiki “Bianglala” yang berputar pelan dari bawah hingga ke puncak berketinggian lebih dari 60m. Dari sana hamparan luas pegunungan dan hijaunya tanah hutan dan ladang pertanian masyarakat tampak menawan, disertai banyak bangunan perumahan penduduk, hotel berjajar rapi dan obyek-obyek wisata yang datar nan menjulang. Alun alun Kota Wisata Batu  di kenal sebagai tempat bersantai bersama keluarga.

Alun alun Kota Batu telah tertata apik sejak tiga tahun lalu. Di sini layaknya taman bermain mini. Bagaimana tidak, alun-alun memiliki bianglala yang berukuran cukup besar. Belum lagi arena bermain khusus anak-anak yang ada di salah satu sisi alun-alun. Demikian, bagi keluarga yang membawa anak-anak, di Alun-alun juga disediakan beberapa Playground anak yang bisa dinikmati secara gratis.

Wahana Alun Alun Kota Batu

Ada juga wahana air mancur untuk tempat bermain anak dan patung patung hewan yang menghiasi sekeliling Alun alun kota Batu serta patung Apel di atas air mancur yang menjadi lambang kota Batu. Satu lagi, guna melayani para pengunjung dalam menikmati Alun-alun dan suasana Kota Wisata Batu, juga disediakan Gedung berbentuk Apel untuk sarana toilet umum yang cukup bersih. Bahkan, Pemkot melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu menyediakan layanan informasi pariwisata secara umum di Gedung Strawberry yang terletak di ujung paling barat Alun-alun ini. Maka itu, tak perlu berdebat, semestinya kita terus membuktikan untuk mendatangi dan menikmati sebuah “Jantung Kota” yang penuh pesona dari daerah sentra wisata di Jawa Timur ini.Have a nice visiting to Alun alun Kota Batu

Jika anda sudah mulai capek dan lapar setelah menikmati suasana alun alun kota Batu, anda bisa memulai mencicipi kuliner di sekeliling alun-alun, anda akan banyak menemui pedagang makanan. Baik pedagang makanan ringan maupun berat. Pun ada salah satu camilan tersohor yang konon wajib diicip saat bertandang kemari, yakni ketan.Salah satu ketan yang banyak diminati dan cukup terkenal di telinga para wisatawan adalah Pos “Ketan Legenda”yang berada di alun-alun kota batu sudah sejak dulu menjadi penganan yang legendaris di lidah masyarakat batu, Malang dan sekitarnya. kedai ketan yang bukak mulai pukul 18:00 dan sampai tutup sekitar jam 02:00 dini hari ini tidak pernah sepi pengunjung, pengunjung yang di dominasi kalangan muda yang ingin menikmati keindahan kota batu dengan teman-temannya sambil menikmati citarasa ketan khas alun alun kota batu yang legendaris, bayak pilihan rasa yang di tawarkan di kedai ketan alun-alun kota batu di antaranya ketan keju, ketan coklat, ketan coklat keju, ketan original dan masih banyak lagi farian rasa ketan yang di tawarkan, untuk masalah harga cukup terjangkau untuk kalangan anak muda khususnya anak kost.

Selain ketan banyak kuliner yang berada di sekililing alun-alun Batu ini seperti : Depot sate kelinci, warung lesehan Pak H. Sholeh, Soto Ayam, Bakso, kedai oleh oleh khas Batu dll.Di kota batu juga terdapat Depot susu sapi murni yang terkenal dengan “Depot Susu Ganesha”. Depot Susu Ganesha, pusatnya minum susu sapi murni yang sudah tak asing lagi bagi warga Batu maupun Malang. Berada di seberang alun-alun kota Batu membuat depot susu Ganesha ini mudah dicari, jika kesulitan tanya saja langsung ke tukang parkir setempat pasti langsung ketemu gak pake nyasar lagi.

Masuk ke depot susu ini terlihat banyak muda-mudi yang sedang mengantri untuk memesan susu dan tak sedikit juga yang minum di tempat. Padahal depot susu ini memiliki ruangan yang tidak begitu besar bahkan relatif kecil, namun mereka tetap asik saja minum susu sapi sambil ngobrol bersama teman-teman mereka. Fans susu sapi sekarang bertambah dari kalangan anak muda juga, tidak melulu anak kecil maupun orang tua. Di depot susu Ganesha ini menyediakan aneka olahan susu sapi, ada yang disajikan hangat bersama madu, jahe, telor ataupun kombinasi ketiganya. Ada juga yang disajikan segar pure susu murni, serta yang disajikan dingin dalam cup atau botol dengan aneka rasa seperti coklat, strawberry, melon dan original susu sapi. Semua susu sapi yang disediakan disini adalah susu sapi murni dan segar yang diolah tanpa bahan pengawet dan melalui proses sesuai standarisasi, sehingga kualitas susu sapi disini terjamin kesehatannya, higienis, sehat dan bervitamin. Selain susu sapi disini juga tersedia yoghurt, yoghjell dengan aneka rasa buah-buahan dan juga susu kedelai. Sayangnya susu sapi tidak tahan lama, jadi jika untuk dibawa pulang harus segera disimpan kembali di dalam lemari es untuk menjaga keawetannya. Camilan dan jajanan pasar juga tersedia disini sebagai makanan pendamping saat menikmati susu sapi.

Dapat dikatakan bahwa Alun alun Kota Batu merupakan tempat wisata gratisan karena memang Ngalamers tidak perlu mengeluarkan biaya sedikitpun untuk menikmati fasilitas yang ada disini. Ngalamers hanya perlu membayar untuk naik bianglala atau untuk membeli makanan kecil yang banyak dijual oleh pedagang di seputaran alun-alun kota batu

SHARE

0 komentar :

Post a Comment